Jakarta Selatan – Pramuka SMAN 90 Jakarta, Ambalan Sultan Hasanuddin–Keumalahayati, melaksanakan kegiatan Pengambilan Badge Ambalan (PBA) pada 5–6 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 90 Jakarta dan Taman Margasatwa Ragunan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam proses pembinaan anggota Pramuka Penegak.
Kegiatan Pengambilan Badge Ambalan bertujuan untuk meresmikan anggota baru sekaligus menjadi prosesi pemindahan golongan dari Tamu Ambalan menjadi Calon Penegak. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan lebih jauh dengan nilai-nilai dan tradisi Ambalan, tetapi juga diberikan pengalaman yang mendorong kemandirian, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab.
Pada pelaksanaannya di Taman Margasatwa Ragunan, peserta mengikuti berbagai tantangan dan penugasan, di antaranya memecahkan sandi, membuat video perjalanan (vlog), menyusun video reportase, serta menjual hasta karya yang telah dibuat sebelumnya. Berbagai aktivitas tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan peserta dalam bekerja sama, berkomunikasi, mengambil keputusan, serta menyelesaikan permasalahan secara kreatif.
Selain mengembangkan keterampilan kepramukaan, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk memahami bahwa Gerakan Pramuka dapat berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi dan budaya digital. Penggunaan media video, pembuatan konten reportase, hingga aktivitas kewirausahaan melalui penjualan hasta karya menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan kepramukaan yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini.
“PBA kali ini dikemas dengan pendekatan yang berbeda. Kegiatan lebih menekankan pada bagaimana anggota Pramuka dapat menjadi pribadi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan,” ujar Tafta, Pembina Pramuka SMAN 90 Jakarta.
Melalui Pengambilan Badge Ambalan tahun ini, diharapkan anggota Pramuka Ambalan Sultan Hasanuddin–Keumalahayati tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih kuat terhadap nilai dan tradisi kepramukaan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang *mandiri, kreatif, kolaboratif, berjiwa kepemimpinan, serta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan dan tantangan zaman*.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi para anggota baru untuk semakin aktif dalam kehidupan Ambalan, membangun kebersamaan, serta mengembangkan potensi diri melalui berbagai pengalaman kepramukaan. Dengan demikian, proses pembinaan tidak berhenti pada prosesi pengambilan badge, tetapi terus berlanjut dalam setiap kegiatan dan pengabdian anggota di Ambalan Sultan Hasanuddin–Keumalahayati.
Kak Taftazani Ramadhan – Pembina Pramuka SMAN 90 Jakarta














