Banner 65 Tahun - Swasembada Pangan Indonesia Emas 2045

Penilaian Kwarcab Tergiat, Bangun Spirit Tertib Administrasi

Kamis, 9 Nopember 2023 Kwarcab Jakarta Selatan menerima kunjungan dari Kwarda DKI Jakarta dan Tim Penilai Kwarcab Tergiat tingkat Kwarda DKI Jakarta. Kunjungan ini merupakan yang terakhir setelah Tim Penilai juga melakukan kunjungan dan penilaian kepada empat wilayah Kwarcab lainnya di DKI Jakarta.

Kunjungan Kwarda DKI Jakarta yang dihadiri Sekretaris Kwarda DKI Jakarta Kak Triadi Suparta, Bendahara Kwarda DKI Jakarta Kak Sri Utami, Anggota Bidang Organisasi dan Manajemen Kwarda DKI Jakarta Kak Sri Purwanti Eka Mulat serta Tim Penilai Kwarcab Tergiat yang merupakan perwakilan dari lima wilayah kwarcab.

Sementara itu Pengurus Kwarcab Jakarta Selatan yang menerima kunjungan terdiri dari Wakil Sekretaris Kak Sodikin, Wakil Ketua Bidang Abdimas dan Lingkungan Hidup Kak Kardiman, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Manajemen Kak Mulyadi, Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Kak Joko Turanto, Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kak Lukman Hakim, Bendahara Kak Rochayati, Andalan cabang dan pengurus Kwartir Ranting serta DKC Jakarta Selatan.

Ketua Kwarcab Jakarta Selatan yang diwakili Waka Abdimas dan Lingkungan Hidup Kak Kardiman menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kwarda DKI Jakarta dan Tim Penilai Kwarcab Tergiat dan berharap kunjungan dan penilaian Kwarcab Tergiat tingkat Kwarda DKI Jakarta dapat menjadi motivasi dan acuan dalam meningkatkan tertib administrasi dan peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan.

Sementara itu dalam sambutan dan arahan Ketua Kwarda DKI Jakarta yang disampaikan Sekretaris Kwarda DKI Jakarta Triadi P Suparta menyampaikan beberapa catatan terkait penilaian dokumen, kegiatan dan administrasi, “Ke bawah kita mesti bikin kerangka acuan kegiatan, sehingga tujuan bisa tercapai. Setelah itu ada SK. SK penyelenggaraan Penilaian Kegiatan Kwarcab Tergiat. Siapa panitianya, siapa yang bertugas. Setelah itu dilaksanakan, kemudian dilaporkan dan dokumentasi. Dokumentasi itu tidak cuma sekedar foto, tapi ada rincian apa yang dilakukan, sehingga menjadi acuan apa yang dilakukan untuk kegiatan berikutnya.”

Lebih lanjut, Kak Triadi menegaskan, “Tahapan yang terakhir adalah melaporkan kepada publik, stakeholder kita, karena itu didalam laporan ada link dimana berita ini terekam. Katakan linknya adalah di website kwarcab, linknya instagram kwarcab, linknya Facebook kwarcab.”

Kak Triadi juga berpesan, ke depan ada baiknya dalam mengumpulkan dokumen kegiatan diharapkan berdasarkan kronologis,jangan dipisahkan antara bidang. dan setiap bundel ada proposalnya, ada tahapannya, ada dokumentasi.

Berikutnya tentang dokumen tadi harus sah dengan adanya tanda tangan, untuk mengetahui kegiatan itu legal atau tidak. Karena kegiatan tersebut harus ada yang bertanggung jawab, sehingga kemudian itu menjadi dokumen legal.

“Dalam setiap kegiatan harus disertakan berapa banyak panitia dan peserta yang dilibatkan sehingga kegiatan yang dilaksanakan akan berdampak kepada berapa banyak peserta yang dilibatkan. Ini akan menjadi acuan untuk penilaian berikutnya, ” Ungkapnya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *